Tuesday, 28 May 2013

Hari ini saya malu! tetangga saya ada yang kelaparan!





hari ini, saya teramat malu. tatkala saya masih meributkan layanan data saya yang selalu kurang kuotanya. ,tatkala ssedari pagi saya mengutuk istri saya yang telat membuatkan kopi hitam kesukaan saya. Meributkan layanan tv kabel yang acaranya hanya itu itu saja. meributkan layanan umroh yang teramat sangat sederhana dibanding biaya yang saya keluarkan.
Betapa tidak?...
di seberang sungai, sekitar 2 kilometer dari rumah saya, teronggok sampah yang bercampur bau pesing, bercampur manusia berumur 25 tahun yang cacat permanen.

Manusia yang bercampur kemiskinan yang teramat dalam ini masih beruntung, masih punya nafas. yah, setidaknya nafas yang selalu menemani dirinya dan ibunya  di rumah petak berukuran 4x 3 meter yang persis dipinggir bibir jurang kali gandong.

tatkala pagi ini saya dengan istri datang ke rumahnya, disambut dengan senyum yang semburat dari ibunya, yang mengaku bahwa umur anaknya 25 tahun, ya sama dengan seumuran sakit nya yang tak pernah tersembuhkan.

Dan saya malu pada diri saya sendiri, melihat kegigihan ibu ini, yang harus bekerja menyambung hidup dan terus menemani anaknya yang sudah teronggok bercampur sampah, bau pesing, jemuran baju dan makanan sisa yang  ada di kamar sempit itu,yang tak pantas di sebut rumah, dengan satu pintu dan satu jendela.

saya malu, semalu malunya hari ini. Ada  tetangga saya yang kedaannya seperti ini,.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...