Sunday, 3 February 2013

Ternyata, kaum miskin lah yang banyak memberi subsidi pada kaum kaya



Ternyata, kaum miskin lah yang banyak memberi subsidi pada kaum kaya

Anda pasti tak percaya dengan judul tulisan  diatas… masa yang miskin yang murah hati??.. Nggak percaya ya sudahlah.. tapi tunggu dulu.. Sebetulnya saya malah ingin mengambil judul “ Yang Miskin yang Mensubsidi”. Ya faktanya adalah yang miskin sebenarnya yang memberi subsidi kepada para orang kaya yang ada di negeri ini. Bahkan di dunia ini.

Betapa tidak.. Semua yang mahal mahal dibeli dan disiapkan hanya untuk kaum miskin. Sedangkan yang katanya murah didesain untuk kaum kaya. Dan itu lumrahnya di dunia kapitalis saat ini.
Saat anda ingin beli rumah saja, bila anda kaya… cukup bayar cash dengan harga 500 juta per unit, selesai, serah terima kunci dan beres… Tapi buat anda yang miskin…. Hmmm tunggu dulu. Maksud saya bukan miskin, tetapi “tak mampu membayar uang saat itu juga atau tak mampu bayar cash”. Tenang, anda dapat memiliki rumah idaman yang dijual kepada orang kaya dengan harga 500 juta cash dengan harga “cukup” angsuran 45 juta per bulan… yah jatuhnya “hanya” 540 juta, cukup murah khan?. Itu bila anda “mampu dan cukup kaya untuk membayar selama setahun. Bila anda tak mampu bayar setahun dan hanya mampu bayar selama 15 tahun, yah anda cukup membayar sekitar Rp. 8.400.000.000 atau 8.4 MILYARD SAJA! Klo masih miskin juga, cukup anda bayar tiap bulan sebesar  47 juta SAJA selama 15  tahun, atau seumur anak anda lulus SMP.

BIla anda beli pulsa telepon selular anda, bila anda tak miskin, tapi kaya, silahkan beli harga 100 ribu, dan anda hanya bayar seharga 97 ribu saja. Tetapi bila anda cukup miskin, anda bisa membeli pecahan kecil seharga  10 ribu dengan harga 12 ribu. Artinya bila anda ingin menggunakan pulsa sebesar 100 ribu, anda yang miskin tentunya… harus mengeluarkan uang sebesar 12 ribu  x 10  ) karena pecahan 10 ribuan dihargai 12 ribu) = 120 ribu. Anda yang miskin harus membayar uang lebih sebesar 20 ribu untuk mendapatkan pelayanan yang sama yaitu mendapatkan pulsa 100 ribu daripada orang kaya yang hanya membayar 97 ribu saja!

Lha, kok nggak adil begitu??? Iya, inilah dunia… dimana semua akan lebih murah bila dibayar dengan cash, dan yang memiliki cash di depan adalah para orang kaya.  Tapi anda bisa mengakalinya dengan membuat komunitas orang miskin yang menjadi kaya, yaitu mbok ya klo mau beli sesuatu itu mending cash saja, terus ditanggung bareng bareng ma temen. Lebih murah jatuhnya.

Contohnya pulsa tadi, bila anda yang awalnya mau beli pulsa pecahan 10 ribuan, kemudian bisa mengajak 9  temennya untuk bareng bareng beli pulsa pecahan 100 ribu dan kemudian dibagi ber sepuluh, maka jatuhnya anda hanya mengeluarkan uang Rp. 97 ribu  dibagi 10 = 9700 rupiah.. Bandingkan bila anda yang bersikeras ingin menjadi individual dan berlagak mandiri dan nggak mau ber”syirkah” dengan temen anda, maka anda harus mengeluarkan uang rp. 12 ribu untuk pulsa pecahan 10 ribu, dan anda harus merogoh uang lebih dalam lagi ketika ternyata pecahan pulsa anda harus lebih dari 10 ribu.

Apakah anda sudah menjadi kaya, kisanak?

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...