Sunday, 11 December 2011

Penipuan dengan Modus menjatuhkan segepok surat surat berharga ( surat tanah, surat perusahaan dll)




Tadi sore, ngobrol ngobrol dengen temen yang kebetulan tetangganya kena tipu, dan ternyata hal yang serupa pernah saya alami, tetapi tidak saya gubris sehingga saya tidak kena tipu, hahaha karena nipunya kurang pinter dan terlalu goblok buat saya, hahahaha...

Ceritanya begini, suatu pagi pembantu saya yaitu Mak Jamik tergopoh gopoh menemukan map lengkap di depan rumah kami di Magetan, dan ternyata setelah saya buka isinya adalah Cek bank BCA, surat tanah di dengan luas tanah ribuan hektar di daerah papua, foto scan KTP pemilik perusahaan, Tanda Daftar Perusahaan, dan surat surat peting lainnnya.

Karena latar belakang keluarga kami yang suka menolong (halah), istri saya sudah sibuk bingung ingin cepat cepat menghubungi omer yang terdapat di dalam surat / map map tersebut, yang kebetulan ada nomer handphone yang bisa dihubungi.

Tetapi hal itu saya cegah, karena saya agak ganjil dan aneh melihat cek BCA yang dikeluarkan oleh BCA cabang Badung Bali, dan surat tanah yang ada dalam map itu. Semua cek yang saya pegang adalah palsu, terlihat dari kertas yang digunakan, cek bertuliskan cetakan dan bukan tulisan tangan serta tanda tangan adalah cetakan komputer, sehingga saya yang juga sering pegang cek ini heran dan curiga.
Kemudian surat tanah dan TDP terdapat cap dari instansi terkait, tetapi semua cap nya cap hasil print komputer dan bukan cap basah seperti instansi yang dimaksud. Ini semakin menambah kecurigaan saya.

Dan yang lebih mengheranka saya, cek tersebut isinya bukan main jumlahnya, yaitu tertulis 2 milyar rupiah.

Saya curiga, ini adalah modus penipuan baru, dan ternyata pendapat saya benar untuk mengacuhkan suart surat yang saya temukan tadi.
Temen saya barusan cerita bahwa modus yg hampir sama terjadi, orang tak dikenal membuang surat surat berharga dan kemudian akan dihubungi oleh penemu surat itu. Nah pemilik surat itu yang sebenarnya penipu akan mendatangi si penemu, mengecek rumahnya dan pura pura sok sibuk dan gak ada waktu, mereka akan meminjam sepeda motor atau mobil tuan rumah dan bilang akan kembali sebentar untuk mengambil surat surat pentingnya yang masih bersama si penemu.
Dan akhirnya mereka nggak pernah kembali lagi karena memang semua surat itu adalah palesu.

Waspadalah... waspadalah.....

Alhamdulillah saya cukup jeli untuk tidak ditipu penipu2 gobolok semacam itu.
Lihat juga modus penipuan berkedok undian Telkom disini



gambar diambil dari sini :http://benhur-kaka.blogspot.com/2011/11/daftar-toko-penipu-di-fb-not-fjb-hati.html

1 comments:

Baru ini ada orang yg sms saya, katanya anda pemenang undian dari 3. ini bener gk sih?

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...