Monday, 26 September 2011

Sudah siapkah dengan Kiamat 2012

 tampaknya, kiamat 2012 akan terjadi, dan dimuali dari Yunani, Italia dan .......


 [film tentang kiamat Dollar pada 2012 by Inflation.us]
3 hari lalu, Roberst Zoelllick, bos BANK DUNIA berpidato tentang keharusan kawasan eropa untuk mempercepat penyelesaian krisis keuangannya, yang sekarang salah satu anggota EU, yaitu Yunani dan Italia ada di ujung tanduk, di ujung default yang bisa mengguncang dunia.
(-) ah pakdhe, biarin toh, malah enak, mereka akhirnya hancur dan kita adem ayem di negeri khatulistiwa ini.
(+) Ndak bisa gitu thole, tetep kita kena imbas, karena kita satu rumah bernama Bumi.
(-) looh, kok bisa pakdhe?

Begini kisanak, gampangannya, taruhlah nanti Yunani bangkrut dan Italia juga menyusul, kenapa kok mengimbas ke kita? Jelas mengimbas karena itulah namanya gombalisasi.
Saat ini perlu di ketahui, pemegang surat utang Yunani adalah negeri negeri sekitarnya, seperti Jerman, Perancis dll. Sebagai contoh, Bank-bank asal Jerman dilaporkan sebagai pemegang obligasi pemerintah Yunani senilai US$ 22,7 miliar akhir 2010.( http://www.indonesiafinancetoday.com/read/8964/Perbankan-Jerman-Memegang-Obligasi-Yunani-senilai-US-227-Miliar) dan tentunya para pemegang surat utang ini sangat berkepentingan agar Yunani tidak bangkrut atau default sehingga mengakibatkan gagal bayar alias nggak bisa bayar utang utangnya senilai 22,7 milar dollar itu.
Nah, masalah lainnya, nggak hanya Jerman yang memiliki piutang dengan Yunani, banyak negeri lain yang punya piutang dengan Yunani, sehingga mereka akan berupaya sekuat tenaga untuk “membail out” alias menalangi utang utang tersebut. Total utang Yunani sampai Juni 2011 saja telah mencapai € 340 milyar atau sekitar 150 persen dari PDBnya.
 
Bisa dibayangkan, bila jumlah utang Yunani yang sampai saat ini telah mencapai  gunung itu kemudian harus di bailout oleh negeri negeri di sekitarnya, berapa jumlah uang yang akan tersedot?? Berapa nilai investasi yang seharusnya bisa digunakan untuk yang lain ( membantu Indonesia misalnya, untuk membeli produk2 Indonesia atau konsumsi barang barang lain), akan menajdi terhenti. Semua daya upaya dikerahkan untuk negeri para dewa tersebut. Ekonomi dunia akan terkoreksi, thole.
Belum lagi nilai ekspor negeri negeri yang punya perdagangan surplus dengan Yunani akan kolaps juga dan mengakibatkan menjadi mengekeret. Efeknya, tujuan ekspor kita juga akan terganggu dengan efek domino itu.
Itu baru Yunani thole, bisa dibayangkan bila yang bangkrut adalah Amerika, padahal amerika tinggal tunggu waktu saja untuk bangkrut.
Jadi, bila sebuah negeri Bangkrut , jangan harap kita bisa bersenang senang, justru kita harus waspada dan sedia paying sebelum hujan, karena toh cadangan devisa kita paling banyak adalah dalam bentuk uang kertas yang terbuat dari kertas dan gampang terbakar., Bila suatu saat nilai dollar hancur, kemana akan kita tukar uang uang kertas itu? Data darai indonesianfinancetoday bahwa Cadangan devisa 31 Maret terdiri dari surat berharga senilai US $ 90.3 miliar (85,4 persen dari total cadangan), mata uang dan deposito senilai US $ 8.8 mliar (8,4 persen), dan emas senilai US $ 3,3 miliar, dan berupa SDR (Special Drawing Right, IMF) sebanyak US $ 2.8 miliar (2,6 persen). Jadi, porsi emasnya hanya 3.6% saja.

Dan semenjak Amerika kalah perang di Vietnam, mereka mempunyai utang segunung yang mengakibatkan amerika nggak mampu menyediakan emas sejumlah uang yang telah mereka cetak, sehingga mereka mencabut system Bretton woods yang mengharuskan bank Federal Amerika menyediakan emas sejumlah uang dollar yang mereka cetak.

Satu Bumi, satu atap, satu sakit, sakit semua!

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...