Thursday, 24 February 2011

Bisnis Kemiskinan

“Dan para orang kaya orang kaya ini terus mendorong agar kaum lainnya hidup melampaui kekuatan finansialnya, sehingga diharapkan akan menutup kekurangannya dengan berhutang. Nah saat berhutang ini, secara tak sadar kita bekerja untuk mereka, terus menerus dengan membayar bunga yang sangat tinggi”


Bila anda masih pusing, mau kemana uang anda akan diputar, saya sarankan mencoba bisnis ini : Bisnis Kemiskinan. Yah namanya bisnis gak mungkin kita gak mencari untung dan tentunya bisnis kemiskinan yang saya propose ke anda sebagai calon bisnismen adalah “ Menjual kemiskinan dan atau menjadikan kemiskinan sebagai lading bisnis anda”

(-) masdhenk, bukankah kemiskinan menjadi tanggung jawab kita semua untuk dientaskan? Kok malah ini jadi bisnes? Piye toh pakdhe?
(+) Lha iku kan teorine toh Thole, bisnis ini terbukti manstrabb alias mantebb untuk cepet membuat kowe cepet sugih brewu aliyas kaya raya.
(-) Koki so pakdhe masdhenk?
(+) ngene critane thole, sebentar yow

Klo menurut bank dunia, orang dianggap menderita kemiskinan juka pengeluarannnya sehari adalah kurang dari U$ 2,00 ( dua dollar amerika) atau kurang lebih Rp. 18.000,- per hari dan yang lebih mengesankan lagi, standar miskin menurut BPS aliyas biro pusat setatistik Indonesia, orang baru dianggap miskin bila pengahsilannnya Rp211.726 per bulan atau kuarng lebih Rp. 7000,- per hari !! ( jauh dari standard kemiskinan yag digunakan Negara tetangga Vietnam.

Dan dengan asumsi punya BPS saja, kita masih punya temen, tetangga dan sesame warga Indonesia berpenghasilan kurang dari 7000 per hari sebesar lebih dari 31 juta ( dan bilamana kita mengacu pada standard Bank Dunia, jumlah penduduk miskin diprediksi tak kurang dari 42% total penduduk Indonesia, atau kira kira 96,6 juta orang Indonesia miskin.

Nah, saya gak punya kompetensi untuk menggugat BPS denga standard dan temuan jumlah orang miskinnya. Mari kita kembali ke khittah membahas Bisnis Kemiskinan yang saya sodorkan di depan.

Ditengah miskinnya orang orang kita, ternyata kita bisa meliat begitu banyaknya motor dan mobil berseliweran di jalan jalan, mall dan departemen store berjubel di hari hari gajian dan begitu juga penawaran kredit tanpa agunan yang bahkan tak sungkan sungkan untuk mengejar calon nasabah untuk diberi uang.

Inilah yang saya maksutkan bisnis menggiurkan ini kisanak, dengan dalih membantu kaum lemah, para kapitalis pemegang modal besar ini menghisap dana dan terus menghisap uang orang orang pas pasan ini agar bekerja untuk kekeyaan para pemilik modal.

Dibuatlah skema pinjaman tanpa agunan (yang sekarang dengan bunga berkisar di 2% per bulan ) yang mengklaim memudahkan untuk membeli sesuatu, merenovasi rumah atau liburan. Dengan bunga sekecil itu, bila kita jadi pinjem ke mereka selama waktu 3 tahun, hutang uang 10.000.000 akan menjadi 17.200.000 !!

Dan yang lebih mengesankan lagi bisnis bernama kartu plastic untuk kridit yang terkenal dengan kartu kredit/ kartu utang. Dengan bunga rata rata 3,5% per bulan, secara gembira anda akan menanggung bunga 42% per tahun. Dan bila anda punya hutang kertu kridit sebesar 10 juta, dan asumsinya anda hanya sanggup ( atau dengan alasan biar ringan) membayar minimum payment 10% dari jumlah tunggakan hutang, diperlukan waktu 97 bulan atau 8 tahun untuk melunasinya!! Dn total yang anda bayar akan sejumlah 15.356.140,61 !!

Bisnis Yang Mmenggiurkan, Kisanak!!

Selamat berhutang dengan gembira!!


“Dan para orang kaya orang kaya ini terus mendorong agar kaum lainnya hidup melampaui kekuatan finansialnya, sehingga diharapkan akan menutup kekurangannya dengan berhutang. Nah saat berhutang ini, secara tak sadar kita bekerja untuk mereka, terus menerus dengan membayar bunga yang sangat tinggi” . ( masdhenk )

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...