Friday, 7 January 2011

Siklus Daun Gugur dan Tahun Baru

Siklus Daun Gugur dan Tahun baru

Sore tadi, saat menyetelkan vcd kembarku, aku mendapat ide menulis tulisan di penghujung tahun ini. Gara gara ide simple yang dibawakan oleh si Syd, ilmuwan cilik fiktif kepunyaan Dan*** susu formula si kembar ku.

Ceritanya tentang buah pisang yang busuk yang gak dimakan oleh Syd. Dia menjadi bertanya-tanya, kenapa pisang kesukaannya menjadi belang belang kulitnya, baunya menjadi lain dan pisangnya menjadi seperti bubur. Singkat cerita, sang guru dari si Syd ini menjelaskan bahwa proses pisang menjadi bubur dan menjadi busuk ini adalah hal lumrah terjadi pada semua makluk hidup, termasuk pisang tadi.

Ya,ternyata semua memang seperti itu, siklus… semua punya siklus, bahkan bukan makluk hidup pun punya siklus. Orang orang Manajemen pun pasti paham bahwa produk pun punya siklus, perusahaan pun punya siklus.

Kalo siklus bunga, dimulai dari biji yang ditanam, kemudian menjadi kecambah dan akhirnya menjadi bibit bunga dan tumbuh menjadi bunga dan mengeluarkan bunga yang masih berupa kuncup. Saat bunga kuncup ini tak lama kemudian akan menjadi bunga yang bsangat indah dan elok yang siapapun akan tertarik untuk melihat dan memilikinya. Dan inipun tak berlangsung terus menerus. Sang bunga kemudian akan terus layu da layu, kemudian busuk dan jatuh gugur ke tanah, mengeluarkan bau yang tak sedap karena proses pembusukan. Tetapi ini pun tak lama, karena dari hasil kerja bunga yang busuk tadi membuat tanah di bawah bunga menjadi bertambah nutrisinya dan subur, sehingga memudahkan bunga lain , bunga baru untuk tumbuh dan mencari makanan dan nutrisi.

Manusia tak jauh dari siklus bunga, hanya yang membedakan nya adalah waktunya yang relative lama. Dimulai dari bayi yang tak tahu apa apa kecuali menangis dan tertawa, tumbuh menjdia anak anak, remaja dan kemudian dewasa dan menjdi tua dan meninggal.
Karier? Oh ya saya lupa bahwa saya harus menceritakan siklus karier juga. Dimulai dari keadaan nol ataupun fresh graduate, kemudian menjadi karyawan entry level, middle level , senior level dan kemudian retired. Secepat dan se mudah itu ternyata siklus. Gak ada yang abadi. Atau banyak teman saya yang memilih jalur informal, memulai kariernya dengan menjadi entrepreneur. Dimulai dari nol, tumbuh , kemudin usahanya menjadi mature dan kemudian decline . Begitu seterusnya.

Kembali di tahun baru ini. Mengingatakan saya bahwa semua ada masanya. Bahkan sesuatu yang terlihat sangat kokoh, tak mungkin dirombak dan digantipun, akan nada masanya untuk harus turun dan mati menyentuh bumi karena memang telah masanya datang.
Walau saya bukan orang sholeh yang pantas berkhotbah, tetapi para teman dan kawanku, ingatlah bahwa semua ada masanya. Ketika kita di masa puncak, kita pasti paham bahwa sebentar lagi akan datang masa turun dan decline. Ketika kita di masa kuncup, sebentar lagi akan datang masa mekar.

Dan bagi yang ingin menggantikan bunga yang lagi mekar, jangan terburu nafsu, tak dipetikpun nanti bunga yang kelihatan kokoh dan tak tergantikan itu pastilah akan tiba masanya untuk digantikan. Apapun itu, siapapun itu. Semua ada masanya. Tinggal kita mempersiapkan diri ketika masa masa dan fase fase itu datang, kita siap menyambutnya dengan sukacita, dengan siap termasuk siap digantikan dan siap menggantikan!!

*bravo Timnas, selamat Tahun baru 2011!masa kalian

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...